Beberapa penyebab Blue Screen


Blue screen mungkin menjadi masalah bagi kebanyakan pengguna Windows, terlebih lagi jika PC yang digunakannya sudah berumur atau sudah tua. Blue screen sendiri istilah aslinya adalah BSOD atau Blue Screen of Death yang merupakan tampilan layar windows ketika ada kesalahan sistem atau error. Penyebab blue screen sendiri disebabkan banyak faktor. Berikut Beberapa penyebab Blue Screen di Windows:

  • Machine_Check_Exception

Hal ini disebabkan masalah pada hardware seperti misalnya motherboard yang agak rusak, overclock berlebihan hingga kurangnya daya yang dihasilkan oleh power supply. Sebaiknya kamu mengecek komponen dari komputer kamu untuk mencegah kerusakan lebih jauh.

  • Pen_List_Corrupt

Error message ini muncul karena adanya rusak atau cacat pada RAM.

  • Bad_Pool_Caller

Error ini biasa disebabkan karena driver yang tidak sesuai dan biasanya terjadi setelah install ulang atau menginstall driver baru.

  • Video_Driver_Init_Failure

Error yang diakibatkan dari VGA yang tidak terinstall sempurna atau kesalahan ketika menginstall driver dari VGA tersebut.

  • IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL(0X0000000A)

Error yang satu ini paling sering terjadi dan juga bisa dari beberapa penyebab seperti masalah driver yang tidak cocok, masalah VGA yang belum update driver terbaru, hingga masalah audio card yang terdapat bug.

  • Ntfs_File_System (0X00000024) atau Fat_File_System (0X00000023)

Error ini biasanya terjadi pada partisi atau file sistem, solusinya bisa dengan mengecek kabel SATA atau PATA. Kamu juga bisa cek pastisi menggunakna chkdsk.

  • Unexpected_Kernel_Mode_Trap (0X0000007F)

Biasanya disebabkan oleh overclock yang berlebihan, suhu komputer yang panas, Bios yang corrupt, atau adanya kerusakan pada part CPU.

  • Data_Bus_Error

Error yang biasanya disebabkan RAM atau slot RAM yang rusak pada motherboard.

  • Page_Fault_In_Nonpaged_Area

Hal ini disebabkan oleh kerusakan hardware termasuk memory utama, memory video card, atau memori di prosesor.

  • Inaccesible_Boot_Device

Error ini disebabkan karena adanya kesalahan pada pengaturan jumper harddisk, virus boot sector, drive IDE Controller yang salah, dan kesalahan driver pada chipset.


Post a Comment

Masukan anda sangat berharga bagi saya,